Showing posts with label Tutorial Komputer. Show all posts
Showing posts with label Tutorial Komputer. Show all posts

Monday, February 6, 2012

Mengenal Temporary File di Windows

Kita telah melihat sifat beberapa file sementara seperti Temporary Internet Files, file Index.dat, Cookie dan File Prefetch. Pada artikel ini kita akan melihat-lihat di beberapa aspek dari Temporary Files, yang komputer Windows Anda ciptakan, selama berjalan normal.

Apa Temporary File di Windows
Temporary File di Windows adalah file-file yang penggunaannya hanya sementara. File sementara tersebut dibuat untuk menyimpan data sementara ketika file sedang dibuat atau diproses atau digunakan.

Mengapa File Sementara diciptakan
File-file sementara yang dibuat oleh sistem operasi Windows selama berjalan normal ketika mungkin tidak ada cukup memori dialokasikan untuk tugas.

Software yang menggunakan sejumlah besar data seperti Grafik, Video atau Media mengedit perangkat lunak juga membuat file sementara. Seperti file sementara yang dibuat lebih sering daripada tidak, tertinggal bahkan ketika tugas selesai, yang menyebabkan pemborosan ruang disk mereka.

File Sementara juga dibuat untuk tujuan cadangan, oleh program. Sebagai contoh, Microsoft Office menyimpan file sementara dari dokumen terbuka setiap beberapa menit. Jika Anda menyimpan dokumen dan keluar, File Temporary akan dihapus. Jika program crash tak terduga, Temporary File tidak dihapus. Mereka dengan demikian dapat berguna untuk membantu memulihkan data yang hilang jika program atau sistem crash.

Idealnya, Temporary File harus dihapus setelah keluar dari program. Tapi ini tidak selalu terjadi, menyebabkan ruang disk yang terbuang.
Lokasi Temporary File
Temporary File di Windows biasanya ditemukan terletak di dua lokasi:
  • % SystemDrive% \ Windows \ Temp
  • % userprofile% \ AppData \ Local \ Temp
Jika Anda klik pada C: \ Windows \ Temp Anda akan menerima pesan Anda saat ini tidak memiliki izin untuk mengakses folder ini (You don’t currently have permission to access this folder). Klik Lanjutkan untuk melakukannya. Anda akan melihat bahwa sebagian besar isinya. Tmp, temp dan.. Txt file.

Folder lain biasanya terletak di C: \ Users \ username \ AppData \ Local \ Temp, diciptakan untuk setiap pengguna. Ini adalah folder tersembunyi dan Anda akan memiliki ke folder Sistem pertama 'un-hide' dari Folder Options sebelum Anda dapat melihatnya.

File-file sementara yang dibuat oleh sistem operasi Windows biasanya disimpan dalam % sistem% \ Windows \ Temp folder, sedangkan salah satu yang dibuat oleh Pengguna ketika menjalankan perangkat lunak apapun yang disimpan dalam profil pengguna di % userprofiles% \ AppData \ Local \.

File Sementara dari software tertentu juga mungkin berlokasi di sub folder-, di dalam folder induk dari perangkat lunak tertentu.

Pada kesempatan langka, file sementara folder atau file-file sementara mungkin bisa dibuat ke dalam direktori root dari drive (Sistem) C. Anda mungkin ingin memeriksa folder dalam rincian, dan kemudian menghapusnya jika Anda yakin, jika itu memang berisi file sementara.
Mengubah lokasi folder Temp
Jika Anda ingin, Anda dapat mengubah lokasi folder Temporary File. Untuk melakukannya, buka System Properties melalui
Control Panel > Environment Variables > Edit the System dan / atau variabel Pengguna yang Anda inginkan.

Tapi ingat bahwa itu tidak pernah merupakan ide yang baik untuk menggabungkan direktori sementara bersama-sama untuk semua profil pengguna, untuk alasan keamanan, karena ada kasus kerentanan keamanan dengan file sementara, karena izin yang tidak benar perangkat lunak tertentu file atau kondisi race.
Kosongkan Temporary File folder
Anda dapat menggunakan file-file sampah pembersih seperti CCleaner, atau TuneUp Utilities 2012 untuk dengan mudah mengosongkan isi folder Temporary.



http://www.thewindowsclub.com/

Sunday, February 5, 2012

Cara mengatasi nama file dan folder berwarna biru di windows explorer

Ada yang mengira bahwa ketika nama file atau folder berwarna biru di windows explorer berarti computer telah terkena serangan virus yang ganas, sehingga walaupun discan dengan antivirus yang updatepun nama file dan folder tetap berwarna biru (tidak berubah).

Sebenarnya anggapan tersebut merupakan anggapan yang keliru karena hal tersebut bukanlah disebabkan oleh virus tetapi dikarenakan oleh fasilitas dari NTFS File system windows untuk compress drive atau partisi untuk menambah kapasitas volume dari drive tersebut (compress drive to save disk space) telah diaktifkan.. Jika fitur compress drive to save disk space ini diaktifkan maka nama file dan folder dalam drive tersebut akan berwarna biru atau selain warna hitam.
Untuk mengatasi hal tersebut ada dua cara atau pilihan yang bisa dilakukan.
Cara yang pertama adalah dengan menghilangkan fungsi compress drive to save disk space.
  1. Buka jendela windows explorer, kemudian klik kanan pada drive yang nama folder dan filenya berwarna biru kemudian pilih properties.
  2. Pada tab general hilangkan tanda centang pada compress drive to save disk space, kemudian klik OK. Tunggulah beberapa saat sampai selesai.
  1. Maka nama folder dan file akan kembali seperti semula.
Cara yang kedua adalah dengan melakukan pengaturan pada view di folder options. Cara ini tanpa merubah atau menghilangkan fitur compress drive to save disk space yang telah aktif.

  1. Buka Windows explorer kemudian klik menu tools dan pilih folder options
  2. Pada jendela folder options buka tab View kemudian hilangkan tanda centang pada Show encrypted or compressed NTFS files in color dan klik OK
Dengan cara tersebut maka warna nama file dan folder akan kembali menjadi seperti semula.



http://rahmabasel.blogspot.com

    Thursday, January 26, 2012

    10 Langkah Mempercepat Windows 7 Komputer Anda

    Beberapa waktu lalu saya sudah share Tips Mempercepat Waktu Booting Windows 7. Namun anda dapat membuatnya lebih cepat lagi dengan melakukan 10 trik di bawah ini:

    Faster Window Switching (Percepat pergantian jendela)

    1. Disable / Non-aktifkan efek animasi saat me-minimize atau me-maximize jendela, caranya :

    • Klik start menu, ketik SystemPropertiesPerformance, kemudianenter
    • Pilih tab Visual Effects
    • Hilangkan tanda centang pada Animate windows when minimizing and maximizing, kemudian klik OK

    2. SpeedUp Windows 7 Boot Times (percepat waktu booting)

    Windows 7 hanya menggunakan satu inti (core) untuk keperluan boot. Dengan meningkatkan jumlah core yang digunakan Anda dapat mengurangi waktu boot.
    • Klik Start Menu, ketik msconfig kemudian tekan enter
    • Pilih tab Boot kemudian klik pada Advanced options…
    • Centang pada Number of processors: dan pilih angka yang lebih besar (2, 3, atau 4)
    • Klik OK dan Apply
    • Reboot

    3. Remove Unwanted Fonts (Hapus font yang tidak digunakan)

    Font, terutama TrueType font, akan membutuhkan sumber daya lebih. Untuk itu hilangkan atau pindahkan beberapa font yang tidak sering digunakan
    • Buka Control Panel
    • Pilihan View by: (di kanan atas) ganti category menjadi small iconsatau large icons
    • Pilih Fonts
    • Pindahkan font yang tidak perlu ke direktori sementara (misalnyaC:FONTBKUP?). Semakin banyak font yang Anda uninstall, semakin banyak sumber daya sistem yang tersedia.

    4. SpeedUp Windows 7 Shutdown Time (Percepat waktu Shutdown)

    Shutdown pada Windows 7 jauh lebih cepat daripada Vista atau XP, tetapi dapat ditingkatkan lebih lanjut dengan membuat perubahan pada registry yang akan mengurangi waktu tunggu untuk mengakhiri proses yang masih berjalan di komputer.
    • Klik Start Menu, ketik regedit, kemudian enter
    • Pergi keHKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetControl
    • Klik kanan pada WaitToKillServiceTimeOut
    • Ganti value (default 12000 atau 12 detik) ganti menjadi lebih kecil misal 10000 atau yang lebih kecil lagi
    • Klik OK dan Restart

    5. Disable Search Indexing

    Jika Anda adalah orang-orang yang tahu di mana Anda meletakkan file Anda dan hanya sesekali (dalam sebulan) melakukan pencarian file, maka fitur indexing file tidak dibutuhkan di sini. Search Indexing ini sangat memakan banyak sumber daya, dan direkomendasikan untuk dinon-aktifkan.

    • Klik Start Menu, ketik services.msc kemudian enter
    • Pilih tab standar (di bawah jendela), cari Windows Search, klik kanan, pilih properties
    • Pilih tab General, pada startup type pilih disable

    6. Faster Toolbar (Percepat akses Toolbar)

    Taskbar thumbnail preview adalah salah satu fitur keren pada Windows 7. Untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menampilkan thumbnail, lakukan tweak berikut.
    • Klik Start Menu, ketik regedit kemudian enter
    • Pergi keHKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
    • Klik kanan pada Advanced, pilih New >> DWORD, kemudian masukkan value berikut ThumbnailLivePreviewHoverTime
    • Klik kanan pada ThumbnailLivePreviewHoverTime, pilih Modify
    • Pilih Decimal Base dan masukkan angka baru Anda dalam milidetik. Di sini saya menggunakan 200 (0,2 detik), tetapi Anda boleh menggunakan waktu yang Anda suka.
    • Klik OK dan restart

    7. Turn Off System Sounds (Matikan suara tema) Disable System Sound dapat menghemat sumber daya

    • Klik Start Menu, ketik mmsys.cpl, tekan enter
    • Pilih tab Sounds kemudian pada sound scheme pilih No Sounds

    8. Remove Unwanted Startup Programs (Hapus program yang tidak diperlukan yang berjalan saat startup)

    Beberapa program akan dimulai secara otomatis atau berjalan bersama saat Windows startup, yang akan memperlambat waktu boot Anda. Ini termasuk program-program seperti Acrobat, Quicktime, iTunes, Java, dll. Untuk menghentikan program auto start
    • Klik Start Menu, ketik msconfig, tekan enter
    • Pilih tab Startup dan hilangkan tanda centang pada program yang tidak dibutuhkan saat startup (jangan hilangkan centang pada Antivirus!)
    • Apply dan restart

    9. Disable Windows Aero

    Sistem Windows Aero ini juga dapat memperlambat kinerja Windows Anda walau sebenarnya terlihat lebih indah.
    • Klik kanan pada desktop Anda, pilih Personalize, kemudian pilih menu Window Color (di bawah)
    • Hilangkan centang pada Enable Transparency

    10. Disable Services

    Beberapa service Windows 7 mengambil banyak memori RAM komputer. Black Viper menyimpan daftar dari service default windows 7 dan service apa saja yang dapat dihentikan.
    • Buka Control Panel, pilih Administrative Tools, klik Services
    • Klik kanan pada masing-masing service yang ingin Anda ubah
    • Kunjungi Black Viper untuk melihat Service Default nya
    • Saya sarankan Anda memilih pada kolom Safe
    Mudah-mudahan setelah mengikuti artikel di atas, Windows 7 anda sekarang sudah ringan.


    catatankomputer

    Friday, January 6, 2012

    Tips Mempercepat Waktu Booting Windows 7

    Lamanya waktu booting merupakan kesan pertama dalam menentukan seberapa cepat kinerja windows 7 yang kita gunakan. Apabila waktu booting terasa lama, maka cap "windows lambat" langsung kita vonis ke komputer tersebut.

    Berikut step by step modifikasi msconfig untuk mempercepat waktu booting windows 7:

    1. Buka jendela System Configuration Utility dengan cara klik Start, pada kota Search programs and files ketik: msconfig
    2. Klik tab Boot, tampilannya tampak seperti gambar dibawah. Centang pilihan No Boot GUI, ini bertujuan untuk menghilangkan munculnya animasi logo Windows pada saat booting yang akan memberikan penghematan waktu booting windows 7.
    3. Selanjutnya masih pada tampilan jendela yang sama, klik tombol Advanced options, kemudian centang pada pilihan Number of processors lalu pilih angka paling besar yang menunjukkan jumlah core processor yang terdapat tersedia. Disini karena komputer saya masih menggunakan processor dual core maka angka maksimalnya cuma 2. Klik OK untuk kembali ke jendela utama msconfig windows7.
    4. Selanjutnya klik tab Startup yang akan menampilkan program-program apa saja yang di-load saat windows startup. Untuk tips mempercepat waktu booting windows 7 pastikan hanya program yang penting saja yang dipanggil secara otomatis. Untuk itu uncheck (jangan dicentang) program-program yang tidak perlu di-load secara otomatis saat windows booting. Kemudian klik OK
    5. Selanjutnya klik Restart dan coba rasakan perubahan waktu booting yang sekarang. 
    Demikianlah tips mempercepat waktu booting windows 7 dengan melakukan tweak terhadap file msconfig.exe. Cara ini merupakan salah satu tips dari 10 Langkah Mempercepat Windows 7. Selamat mencoba.



    Tips persembahan CATATAN-TEKNISI

    Wednesday, January 4, 2012

    Rahasia dibalik Shortcut Tombol Shift

    Sekian lama berkutat dengan komputer, bukan jaminan pengguna mengetahui banyak rahasia dari tombol keyboard. Untuk menambah wawasan, ada beberapa kombinasi menggunakan tombol Shift:
    • Shift+del: menghapus file dan folder secara permanen tanpa menyimpan di Recycle Bin.
    • Shift+Ctrl+T ditekan maka akan membuka halaman yang tadi sudah ditutup (di browser).
    • Shift +Tab maka Tab-nya mundur ke belakang, khususnya ketika mengetik di Microsoft Word.
    • Shift bisa membuat user masuk ke mode hibernate, namun feature hibernate harus di-enable dulu di power option.
    • Shift + F3 untuk membuat huruf uppercase atau lowercase atau huruf besar hanya untuk huruf yang di awal ketika mengetik dokumen.
    • Shift+ ctrl+esc bisa membuat komputer menjadi responding lagi ketika sesaat hang/error.
    • Tombol Shift juga berfungsi untuk menampilkan menu stickykeys, yang berguna untuk memudahkan untuk mengkombinasikan 2 tombol atau lebih. Hal ini memudahkan Anda untuk menjalankan perintah yang diinginkan tanpa memencet tombol sebelumnya.
    • Shift ditekan ketika proses booting: mempercepat proses booting.
    • Shift ditekan ketika menancapkan flashdisk ke komputer: mencegah jalannya autorun virus pada flashdisk.
    • Shift ditekan ketika membuka file dari Windows Explorer: mengubah file-file otomatis menjadi tanpa nama.
    • Shift ditekan ketika proses loading sebuah aplikasi: loading screen itu akan hilang.
    • Dengan menekan Shift sambil mengklik "no" pada saat meng-copy file ke suatu folder dan muncul perintah yes, yes to all, no, cancel, maka otomatis akan menjalankan perintah no at all.Ketika sistem operasi Ubuntu hang cukup tahan Ctrl + Shift + prtscreen dan tekan bergantian key R E I S U B, maka Ubuntu akan reboot dengan sendirinya.


    Majalah Infokom

    Monday, December 19, 2011

    Optimalkan PC Agar Lebih Hemat Energi

    Tahu nggak kamu bahwa sebagian besar komputer yang digunakan saat ini tidak dimanfaatkan secara optimal? Setidaknya, begitulah menurut laporan lembaga riset IDC. Hasil laporan itu termasuk penggunaan laptop dan desktop.

    Hasil laporan itu tentu bukan berita bagus, apalagi di zaman sekarang ini ketika sedang rama-ramainya soal ramah lingkungan. Komputer yang sebetulnya berkemampuan tinggi digunakan secara tidak maksimal. Itu sama saja dengan buang-buang listrik. Buntutnya, yang mungkin lebih penting bagi kebanyakan orang, buang-buang duit.

    Coba ingat-ingat kembali, aplikasi apa yang paling sering kamu gunakan? Apakah aplikasi ketik-ketik dokumen? Apakah e-mail dan internet? Kalau komputer kamu gunakan cuma untuk hal-hal yang barusan disebutkan, kemungkinan besar komputer itu belum dimanfaatkan seratus persen.

    Tapi bukan berarti kamu harus ganti komputer atau harus instal software baru. Di artikel ini, tips cara menghemat energi “komputer super” itu agar sesuai dengan pekerjaan yang sering dilakukan.

    Dengan kata lain, kita akan membuat sebuah komputer bekerja lebih irit energi. Komputer yang saya gunakan berprosesor Intel Pentium Dual Core E2180 berkecepatan 2GHz dengan kipas bawaan, motherboard Gigabyte G31M-S2C, memori DDR2-667 1GB, VGA Radeon HD 2400Pro, dan power supply PowerLogic 400 Watt.

    Oh iya. Ada efek lain yang menguntungkan dengan membuat komputer hemat energi. Komputer bisa jadi lebih hening dan lebih sejuk. Kita langsung ke tahap-tahap pekerjaan.

    1. Nyalakan komputer dan masuk ke BIOS dengan menekan tombol “Del” di keyboard pada saat POST alias sesaat setelah tombol power dipencet.  
    2. Berhubung motherboard yang di pakai keluaran Gigabyte, maka harus menekan kombinasi “Ctrl + F1” untuk memunculkan sebuah menu tersembunyi.
    3. Masuk ke menu MB Intelligent Tweaker (M.I.T.). Dari sana, ubah “CPU Clock Ratio” dari 10 ke 7. Artinya, multiplier prosesor diturunkan jadi 7 kali. Dengan demikian, prosesor dengan FSB 200MHz akan berjalan di kecepatan 1,4GHz. 
    4. Nah, ini dia yang paling asyik. Voltase untuk prosesor Pentium Dual Core E2180 standarnya adalah 1,25000Volt. Kamu bisa bereksperimen untuk menurunkan tegangan. Berhubung prosesornya juga sudah kamu kunci di kecepatan yang rendah, turunkan saja tegangannya 1 atau dua tingkat ke bawah.
    5. Keluar dari menu MB Intelligent Tweaker (M.I.T.) dengan tombol “Esc”. Masuk ke menu “Advanced BIOS Features”. Arahkan kursor ke “CPU EIST Function”. Ubah pilihan itu jadi “Disabled” supaya komputer tidak mengatur kecepatan prosesor secara otomatis setelah sistem operasi dijalankan.
    6. Keluar dari menu “Advanced BIOS Features”, masuk ke menu “PC Health Status”. Di menu ini cari “CPU Smart Fan Control”. Pastikan pilihan yang dipakai adalah “Enabled”. Nah, dengan demikian, kecepatan putar kipas prosesor akan diatur otomatis. Jika suhu prosesor ‘sejuk’, maka putaran kipasnya lambat saja. Karena kipas bergerak lambat, suara yang dihasilkan pun tidak berisik.
    7. Setelah itu, keluar dari menu, simpan pengaturan lalu keluar dari BIOS dan restart komputer.

    Sedikit tips nih. Kalau setelah kamu ikuti tutorial ini komputer masih berjalan normal, coba ulangi langkah 1 sampai 4. Kalau nanti komputer sudah tidak stabil atau bahkan tidak bisa dinyalakan, lakukan “clear CMOS” dan kembalikan pengaturan BIOS ke posisi semula.

    Yang paling enak sih orang yang punya motherboard baru dengan fitur “Enhanced Intel Speedstep Technology” ataupun “AMD Cool n Quiet”. Fitur ini bikin komputer hemat listrik secara otomatis.

    disadur dari tabloid PCPlus

    Friday, December 9, 2011

    Kunci Layar Desktop Semi Transparan

    Sistem operasi Microsoft Windows menyediakan fasilitas pengunci layar desktop lewat Control Panel > Users Account > Create a Password, lalu dijalankan dengan kombinasi tombol Windows + L di keyboard. Namun, penguncian layar desktop tersebut menyebabkan pengguna tidak dapat melihat apa yang sedang terjadi di desktop. Bagaimana jika kita ingin mengubahnya menjadi semi transparan?


    Sebuah software kecil bernama ClearLock karya Jonathan Holmgreen dapat kita manfaatkan. ClearLock tidak perlu instalasi untuk menjalankannya, sehingga dapat dibawa dalam media simpan portabel seperti USB flashdisk. Berikut ini cara menggunakannya:
    1. Ekstrak dahulu berkas executable clearLock.
    2. Dalam folder hasil ekstraksi terdapat dua subfolder yang isinya hasrus disesuaikan dengan prosesor di komputer, yaitu 32bit atau 64bit. Jalankan berkas executable di salah satu subfolder tersebut dengan klik beruntun, lalu klik tombol Run.
    3. Ketik password pengunci layar desktop dan konfirmasinya di kotak dialog Set Password. Klik tombol Save. Layar desktop akan langsung terkunci.
    4. Bagaimana cara menghapus password? Selain berkas executable clearLock, terdapat berkas konfigurasi ClearLock. Klik beruntun berkas konfigurasi tersebut, hapus isi di bagian password, lalu klik menu File > Save.
    Free Download clearLock dibawah ini: