Showing posts with label Info Komputer. Show all posts
Showing posts with label Info Komputer. Show all posts

Thursday, March 8, 2012

Review Asus U46SV-WX056D

Chip grafis hibrida akan bekerja secara otomatis sesuai dengan beban grafis yang ada.

Kombinasi judul di atas merupakan keunikan dan keunggulan yang ditawarkan Asus U46SV-WX056D. Desainnya tipis, dengan ketebalan bagian bawah hanya kurang dari 1 inci. Produk ini menggunakan material berbahan aluminium sehingga menciptakan tampilan yang kokoh dan cantik.

Kinerja perangkat ini juga tangguh berkat penggunaan prosesor Sandy Bridge yang dipadu dengan kapasitas memori RAM 2 GB dan dukungan dua chip grafis. Sementara baterainya meskipun berukuran agak lebar, memiliki desain yang cantik. Ini tercapai berkat desain engselnya yang dibuat agak panjang sehingga menjadikannya lebih kokoh.

Ketersediaan port koneksinya tergolong umum seperti USB2.0, D-Sub VGA dan ethernet. Tapi ada yang menarik, yakni dengan disertakannya HDMI dan USB3.0. Khusus USB3.0, selain memiliki kecepatan transfer data hingga 10x dibanding USB2.0, port ini juga bisa digunakan untuk melakukan pengisian baterai perangkat gadget. Hal ini juga bisa dilakukan meskipun notebook dalam keadaan mati (selama kapasitas baterai notebook masih mencukupi). Dan meskipun tipis, notebook ini ternyata dilengkapi optical drive.

Urusan grafis perangkat ini ditangani oleh dua chip, Intel dan nVidia. Keduanya bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan. Jika menangani aplikasi 3D yang agak berat, chip nVidia berbasis GeForce GT540M akan dijalankan. Dengannya Anda masih bisa memainkan game terbaru dengan resolusi menengah ke bawah dengan dukungan DirectX 11. Dengan dukungan teknologi CUDA, Anda bisa memanfaatkannya sebagai 2D/3D accelerator saat menjalankan aplikasi yang sudah mendukung teknologi ini (seperti Photoshop CS5). Dan jika hanya dipakai mengetik atau berinternet, chip Intel GMA HD 3000 yang akan dipakai.

Keuntungan lain penggunaan chip Intel adalah konsumsi daya yang lebih kecil. Anda tidak perlu mengaktifkan kedua chip grafis ini tadi secara manual. Selama kedua driver-nya terpasang dengan baik, keduanya akan bekerja secara otomatis sesuai beban grafis. Daya tahan baterai perangkat ini memang menjadi keunggulan lain. Asus mengklaim bahwa produk ini mampu bertahan hingga 10 jam. Hasil uji kami dalam menjalankan aplikasi battery eater memakan waktu yang cukup lama, yakni mampu bertahan hingga 8 jam lebih. Sementara saat dipakai untuk memutar kandungan definisi tinggi, produk ini mampu bertahan hingga 3 jam lebih. 
 
Meskipun feature yang dihadirkan tidak terlalu lengkap, Asus U46SV memiliki daya tarik pada desain dan kinerja yang tangguh, di samping harga yang bersaing. Daya tahan baterainya pun cukup lama sehingga cocok bagi Anda yang mobile dan jarang bertemu dengan stop kontak.

Hasil Pengujian
Kinerja grafis GeForce GT540M tampil lebih bertenaga sehingga cocok untuk aplikasi yang lebih berat. Keunggulan lain terlihat pada daya tahan baterai yang unggul hingga beberapa jam. Ini sesuai bagi Anda yang mobile.

Pengujian
Lenovo Thinkpad T420
Asus U46SV-WX056D
Sysmark 2007 v1.06
178
162
PCMark Vantage
5658
5689
3DMark Vantage
3562
4620
Cinebench R11.5
2,61
2,71
Encoding video
8 menit 23 detik
8 menit 3 detik
Encoding audio
1 menit 18 detik
1 menit 15 detik
Daya Tahan Baterai
Memutar HD Video
2 jam 9 menit
3 jam 1 menit
Battery Eater
5 jam 33 menit
8 jam 15 menit

Spesifikasi Asus U46SV-WX056D
Prosesor
Intel Core i5-2430M (2,4 GHz, dual core, 3 MB L3 cache)
RAM
2 GB, DDR3-1333 MHz
Chipset
Intel HM65
Kartu Grafis
Intel HD Graphics + GeForce GT540M
Harddisk
640 GB, 5400 rpm SATA-II ST9640423AS
Optical drive
Matshita DVD-RAM UJ8A2ASW (DVD Super Multi)
Fasilitas
WiFi b/g/n, bluetooth, LAN, card reader (4-in-1), USB 2.0 (2x), eSATA (1x), USB3.0 (1x), Webcam, VGA-out, HDMI
Layar
14 inci, resolusi 1366x768 pixel
Kartu suara
Realtek ALC269
Sistem Operasi
FreeDOS
Baterai
5900 mAh / 88 Wh / 15 V
Dimensi
33,3 x 24,6 x (2,6 - 3,8) cm
Bobot
2,256 kg + baterai
Garansi
2 tahun
Situs Web
Harga kisaran*
US$959 (non-OS) US$1059 (Windows 7 Home Premium 64-bit)


Nyaman diketik  Keyboard dengan desain chiclet ini dibuat timbul sehingga nyaman ditekan. Beberapa tombol memiliki fungsi ganda sehingga meminimalisir jumlah tombol yang ada.






Fasilitas standar Fasilitas card-reader yang mendukung 4 jenis kartu (di antaranya SD, MS, MS Pro dan MMC) ini ditempatkan di depan sehingga lebih mudah dijangkau.




Engsel Asus mengakali ukuran baterai dengan bentuk engsel yang lebih panjang sehingga tampilannya bisa lebih menarik.








Plus     : Desain kokoh dan cantik; kinerja bagus; grafis hibrida; daya tahan baterai lama; ada USB3.0 bisa charge gadget; ada tombol instan.
Minus : Bagian kiri agak panas saat kerja keras. 





Majalah INFO KOMPUTER

Friday, November 18, 2011

Eee Pad Transformer TF101 Berbagai Gaya, Sesuai Pilihan

 Spesifikasi Eee Pad Transformer TF101

  • CPU dual-core NVIDIA® Tegra™ 2 1.0GHz untuk multitasking dan pemutaran video 1080p yang sempurna
  • Sistem operasi Android 3.1 Honeycomb yang mendukung Adobe® Flash® 10.22
  • Keyboard QWERTY lengkap, input touchpad dengan Polaris® Office® untuk produktivitas mobile
  • Daya tahan baterai istimewa hingga 16*1 jam untuk komputasi sepanjang hari dengan docking station
  • Panel IPS memukau dengan sudut tampilan 178⁰ yang ekstra lebar, terbuat dari bahan kaca anti-gores dan sangat kokoh
  • Satu tahun Unlimited ASUS WebStorage, dua port USB, card reader SD dan Micro SD untuk kemudahan berbagi dan perluasan storage
  • Stereo 3D dengan respon bass maksimal serta suara premium SRS 


sumber: Majalah Info Komputer

Review Asus K43B

Meski ditujukan untuk netbook, Asus menggunakan prosesor AMD E-350 untuk notebook ukuran besar. Bagaimana performanya?

Saat pertama melihat tampilan notebook Asus K-series ini, tampilan panel cover yang sangat kinclong menggoda mata kami. Saking beningnya, kami bahkan bisa berkaca di panelnya. Ketika memegang notebook yang beratnya kurang dari ini, ternyata terdapat “batik” pada covernya yang menambah estetika dari Asus K43B.

Saat membuka notebook untuk dinyalakan, polesan warna coklat tampak menutupi semua permukaan interior, termasuk area sandaran tangan yang diberi corak berkontur. Penambahan kontur pada area ini menambah kesan mantap pada telapak tangan ketika menggunakan notebook. Tetapi sayangnya, penempatan lampu indikator di bawah area mousepad terlihat tidak efisien. Pasalnya, kita tidak bisa memantau indikator-indikator apa aja yang sedang aktif, seperti indikator WiFi ataupun tombol caps-lock yang sedang menyala.
Secara keseluruhan desain interior Asus K43B terlihat sederhana tanpa akses tombol tambahan untuk fasilitas khusus. Di barisan keyboard tersusun rapi tombol-tombol bergaya chiclet yang empuk, dan di atasnya terdapat speaker Altec Lansing yang menghadirkan alunan suara cukup nyaring.

Di sisi konektivitas, terdapat port HDMI yang sudah menjadi standar notebook saat ini. Anda dapat menghubungkan notebook ini ke layar yang lebih besar atau HDTV milik Anda. Sayangnya, tidak disediakan koneksi USB super cepat 3.0 yang mulai banyak digunakan notebook lain di lini yang sama. Penempatan port  USB yang berada di sebelah kiri juga dinilai tidak ergonomis. Letak kedua port sangat berdekatan, bahkan untuk flashdisk ukuran normal ditambah satu konektor mouse USB sudah sangat penuh sesak. Solusinya mungkin Anda harus memakai salah satu port dengan flashdisk ukuran mini atau menggunakan salah satu flashdisk di port sebelah kanan.
Akan tetapi keunikan notebook ini adalah pada prosesor yang digunakan. Sama seperti Asus EeePC 1215B, notebook ini menggunakan AMD Fusion E350 (atau dikenal sebagai Zacate). Kenapa unik? Karena AMD E350 sebenarnya ditujukan untuk netbook dan notebook tipis, sementara Asus K43B ini memiliki layar 14 inci.

Menggunakan prosesor di atas level seharusnya memang menguntungkan dari sisi harga dan daya tahan baterai. Namun resikonya, performanya pasti tertinggal dibanding prosesor di segmen tersebut—dalam hal ini Intel Core i3. Jika menengok hasil pengujian, terlihat bagaimana performa notebook ini jauh di bawah HP Pavilion G4 yang menggunakan Core i3-2310M. Untungnya di pengujian grafis, Asus K43B masih bisa menandingi.

****
Meski memiliki performa lumayan, keberadaan AMD E-350 di kelas notebook 14 inci memang sedikit dipaksakan. Dengan performa Intel Core i3 yang lebih gegas, agak sulit bagi AMD E-350 untuk bersaing. Namun Asus K43B ini memiliki satu keunggulan: harga yang kompetitif (US$429). Jadi notebook ini lebih cocok bagi pengguna biasa yang mencari notebook 14 inci dengan harga terjangkau.

Hasil Uji
Ketika masuk ke notebook 14 inci, AMD E-350 mau tidak mau harus bersaing dengan prosesor Intel Core i3 yang menjadi “penguasa” di segmen tersebut. Di sinilah baru terlihat kelemahan AMD E-350. Meski cukup bersaing di pengujian grafis, AMD E-350 jelas bukan lawan di pengujian aplikasi standar.
Pengujian
Asus K43BY
(AMD E-350 1.60GHz, memori DDR3-10700 4GB, VGA AMD Radeon HD6310 + AMD Radeon HD6470M, baterai 56Wh, 14 inci)
HP Pavilion G4-1050TU
(Intel i3-2310M 2.10GHz, memori DDR3-10700 2GB, Intel HD Graphics 3000, baterai 47Wh, 14 inci)
Sysmark 2007
56
136
PCMark Vantage
2231
4795
3DMark Vantage
P1483
P1440
Cinebench R11.5
0,62
2,05
Stalker (Day)
13,1 fps
12,30 fps
Encoding video
49 menit 2 detik
10 menit 55 detik
Encoding audio
4 menit 13 detik
1 menit 47 detik
Daya Tahan Baterai
Memutar HD Video
3 jam 22 menit
1 jam 46 menit
Battery Eater (Text)
4 jam 48 menit
4 jam 26 menit

Spesifikasi ASUS K43B
Layar
14 inci, 1366x768 pixel
Prosesor
AMD E350 (dua inti, 1,6 GHz, 1 MB L2 cache)
Memori
4 GB DDR3
Chipset
AMD ID1510/ AMD SB850
Kartu Grafis
AMD Radeon HD 6310 Graphics 512 MB + AMD Radeon HD6470M
Harddisk
500 GB, SATA-II
Kartu suara
Realtek HD
Optical drive
DVD-RW Multi Recorder
Fasilitas
WiFi 802.11 b/g/n, Bluetooth, Ethernet, HDMI, USB 2.0 (3x), webcam, card reader
Sistem Operasi
Windows 7 Home Premium 64-bit
Baterai
56 Wh / 10.8V
Dimensi
34,8 x 24,3 x (3,5 - 3,8) cm
Bobot
2,172 kg + batere
Garansi
3 tahun
Situs Web
Harga kisaran*
US$429
*Asus Indonesia, (021) 4586-5050 


Efisien
Letak lubang pembuangan yang berada di samping menjanjikan pembuangan panas yang optimal namun tetap hening meski pada kondisi beban maksimal.






Luas
Area mousepad yang luas dan sudah didukung mouse gesture memungkinkan Anda bernavigasi secara leluasa.  





Atraktif
Penambahan corak alur-alur garis yang dinamis pada panel yang mengilat menambah kesan keren notebook secara keseluruhan. 





Plus     : Desain keren, kemampuan grafis cukup memuaskan; harga murah
Minus : Port USB yang tidak ergonomis, tidak ada dukungan USB 3.0



sumber: Majalah Info Komputer

Thursday, June 3, 2010

Monitor Dengan Sumber Listrik Dari Port USB

Samsung Electronics Co Ltd mengembangkan monitor LCD 18,5 inci yang hanya mengkonsumsi daya 6,3 watt. Pada pameran industri display elektronik SID 2010, prototipe produk tersebut sudah diperlihatkan pada publik.

Pada demo yang digelar di booth Samsung, sumber pasokan daya untuk monitor tersebut adalah seperangkat PC yang disambungkan menggunakan sebuah kabel USB. Kabel USB tersebut ditancapkan pada dua buah port USB 2.0 di PC.

“Kami berencana memproduksi massal monitor LCD ini untuk desktop PC pada tahun 2011 mendatang,” kata juru bicara Samsung, seperti dikutip dari PC Advisor, 3 Juni 2010.

Rendahnya konsumsi daya dimungkinkan dengan meningkatkan kemampuan transmisi panel dan efisiensi luminance pada backlight. Sayangnya Samsung tidak menjelaskan lebih spesifik teknologi yang digunakan pada monitor tersebut.

Dari sisi produk, monitor tersebut dilengkapi oleh backlight tipe edge-lit yang menggunakan LED sebagai sumber cahaya. Seperti diketahui, LED memiliki efisiensi yang lebih baik dibandingkan dengan LCD monitor biasa. Akan tetapi, ada pula kerugiannya. Masa pakai monitor tersebut menjadi hanya 30 ribu jam. Angka ini 20 ribu jam lebih singkat dibanding monitor LCD LED yang ada saat ini.

Untuk resolusi, luminance, dan rasio kontras monitor tersebut adalah 1366x768, 250cd/m2 dan 1.000:1



vivanews